Kabupaten Bekasi - monitorindonews.com
Siswa Siswi SMPN 6 Tambun Utara melaksanakan kegiatan yang bertema tentang kearifan lokal yang ada di kabupaten Bekasi. Kegiatan yang dilakukan oleh mereka kali ini adalah di bidang kuliner dan di kerjakan secara berkelompok. Melalui tangan tangan terampilnya, beragam masakan masakan ciri khas kabupaten bekasi di sajikan oleh para peserta didik sekolah tersebut.
Rabu (17/01/2024)
SMPN 6 Tambun Utara ini terletak di Perumahan Palm Residece tepatnya di Jalan Kipas Raya Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Diketahui,sekolah tersebut belum lama berdiri dan masih terbilang baru.
Retno selaku Humas SMPN 6 Tambun Utara dan juga sekaligus sebagai Ketua P5 menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan rutin di adakan pada setiap hari Rabu di sekolah tersebut.
" Hari ini materinya berhubungan dengan kearifan lokal yang ada di kabupaten Bekasi,
jadi anak anak ditugaskan untuk memasak masakan ciri khas kabupaten Bekasi, lalu kemudian di presentasikan di depan teman temannya." Ucap Retno.
Dari pantauan awak media monitorindonews.com, terlihat berbagai macam aneka masakan khas kabupaten bekasi yang tersaji dan di letakkan di meja meja sekolah yang tersusun berderet di ruangan terbuka yang ada di sekolah tersebut. Olahan olahan masakan dari berbahan baku seperti jengkol hingga berbahan baku lainnya dari ciri khas kabupaten bekasi tersaji dengan unik dan menarik. Dengan di berikan bahan baku tambahan (Topping), Olahan masakan itu terlihat cantik dan menggoda seakan mengundang rasa lapar dan penasaran, terlebih lagi di tambah dengan terlihat juga adanya sajian olahan masakan nasi liwetnya.
Selanjutnya Retno menjelaskan bahwa para peserta didik yang melaksanakan kegiatan P5 ini adalah para siswa siswi kelas 7 karena menurut penuturannya kelas tersebut sudah kurikulum merdeka.
" Untuk yang mengikuti kegiatan ini adalah kelas 7, karena P5 itu khusus kelas 7, yang sudah kurikulum merdeka, karena P5 itu bagian dari kurikulum merdeka, dan P5 juga masuk ke inter disiplin ilmu artinya semua mata pelajaran ada di P5." Tutur Retno.
Di kesempatan yang sama, Ipat Maryati selaku bendahara mengungkapkan bahwa untuk kegiatan Kurikulum merdeka di SMPN 6 Tambun Utara ini masih mandiri dan belum di anggarkan karena menurut penjelasannya sekolah tersebut masih baru dan butuh kelengkapan.
" Untuk anggaran kegiatan Kurikulum merdeka sekarang ini masih mandiri dan saat ini masih dalam penyusunan, karena memang ini SMP baru, masih butuh kelengkapan kelengkapan seperti kursi dan lainnya masih harus di lengkapi,mudah mudahan untuk anggaran 2024 kita sudah bisa melengkapi untuk bidang P5." Tandasnya.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan program yang bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mempelajari isu-isu penting di sekitar, dengan kata lain para pelajar diajak untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Selain itu, P5 juga merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Proyek ini dilakukan untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil pelajar pancasila.
Adapun Dimensi dari Proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) yang hendak diwujudkan yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif.
Dimensi-dimensi itu menunjukkan bahwa P5 tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif saja. Tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia dan warga dunia.
(Sanan Antoni/M.Kanta)